Tuesday, November 20, 2018

Terjemah Al-Quran

Assalamualaikum Wr Wb

Pada era saat ini, banyak muslim yang menghafal surah-surah Al-Quran tetapi tidak mengetahui makna dari setiap ayat yang dihafalkannya, padahal sudah jelas Allah telah berfirman dalam surah Al Qamar ayat 17, 22, 32, dan 40 yang memiliki arti “Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran”. Maksudnya, Allah telah memudahkan umatnya dalam mempelajari Al-Quran dari segi apapun.

Maka dari itu pada hari Senin, 13 November 2018 saya sebagai mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya yang sedang mempelajari mata kuliah Studi Al-Quran yang diampu oleh Bapak Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag diberikan kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang terjemah Al-quran dengan didatangkannya Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al-Qur'an (LPPIQ) yang di wakilkan oleh Bapak Anshori Arif. LPPIQ sendiri berdiri sejak tahun 1993 dan berlokasi di Jl. Karah Tama Asri I No.30, Karah, Jambangan, Kota Surabaya. LPPIQ sendiri dibentuk oleh Prof. Romrowi, MA. Beliau mengajarkan bagaimana mengajarkan Al-Qur'an tidak hanya untuk mahasiswa universitas Islam atau santri melaikan untuk kalangan umum dengan mudah khususnya dalam hal terjemah Al-Quran.

"Allah telah memudahkan umatnya dalam mempelajari Al-Quran."

Kalimat ini tersebut bisa kita buktikan dalam kosakata yang ada di dalam Al-Quran. Di dalam Al-Qur’an terdapat lebih dari 110.000 kosakata dan hampir 79% kosakata di dalamnya adalah kosakata yang diulang-ulang.Contohnya pada Surah Al-Mursalat yang memiliki ayat diulang sebanyak 10 kali serta pada surah Ar-Rahman yang diulang sebanyak 31 kali. Selain itu, Pada Juz 1, terdapat 3680 Kosakata dan 2520 Kosakata yang terulang. Dapat disimpulkan bahwa bila kita ingin lancar dalam membaca Al-Quran, maka kita harus melancarkan bacaan kita di Surah Al-Baqarah terlebih dahulu. Begitupun sebaliknya.

Wassalamuaikum Wr Wb

TILAWATI AL-QUR'AN

Assalamualaikum Wr Wb

Di jaman millenial saat ini, banyak para pemeluk agama Islam yang tidak bisa membaca Al-Qur'an karena mereka berpefikiran bahwa belajar Al-Quran itu susah. Mereka seperti tidak memikirkan hal tersebut padahal sudah dijelaskan bahwa Al-Qur'an merupakan pedoman hidup bagi manusia mulai dari sebelum lahir hingga setelah meninggal. Untuk itu, seharusnya kita sebagai sesama umat muslim diwajibkan untuk saling membantu satu sama lain agar pembelajaran Al-Quran itu mudah dipahami dan menyenangkan.

Alhamdulillah, pada hari Senin, tanggal 5 November 2018, saya beserta mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya khususnya fakultas Dakwah dan Komunikasi yang dibawah naungan Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag selaku dosen pengampu mata kuliah Studi Al-Qur’an didatangkan sebuah lembaga dari Pondok Pesantren Nurul Falah, yaitu Bapak Toha Mahsun, S.Ag, Bapak Hari Susandi, S.Ag, Bapak Drs. H. Ali Muaffa. Pada hari itu kami diajarkan untuk belajar mendalami metode Tilawati mulai dari perkenalan, sistem cara belajar, program kerja yang diadakan, tujuan dari metode Tilawati sampai pada tahap praktek secara langsung.

seperti dalam hadis, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Pada hari itu, kami diajarkan metode-metode dalam mengajar Al-Quran agar pembelajaran bisa dilakukan dengan cepat dan lancar, diantara dengan menggunakan lagu ros. Dengan adanya lagu ini harapan nya masyarakat bisa terbantu, karena dari realitas masyarakat saat ini, sangat mudah menghafal lagu ketimbang menghafalkan rumus. Beberapa manfaat membaca Al-Qur’an menggunakan lagu, diantaranya Memudahkan Penguasaan Materi, Membuat senang dan semangat, Mendapat Sunnah Nabi SAW, Optimalisasi otak (kanan-kiri), Membuat daya ingat makin kuat.

Selain itu, diajarkan secara klasikal dengan menggunakan peraga. Pengajar membacakan materi terlebih dahulu sebanyak satu kertas atau halaman. Yang terakhir, diajarkan secara individual dengan teknik baca simak menggunakan buku. Pengajar memperhatikan bacaan murid satu persatu dan murid lain juga menyimak.

Ada pula rumus dalam pengajaran menggunakan lagu ros.Berikut rumusnya:
a. 1 BARIS 1 KAL. = TURUN atau DATAR NAIK TURUN
contoh I / 1 / 1
(Jilid I hlm 1 baris 1: paling atas)

b. 1 BARIS 2 KAL. = KAL 1NAIK, 2TURUN
contoh I / 1 / 4,5,6

c. 1 BARIS 3,4,5 KAL. = KAL 1DATAR, KAL TERAKHIR TURUN.
KAL YANG TENGAH NAIK SEMUA
contoh I / 1 / 2,3,7 (huruf hijaiyah)

d. 1 BARIS 1 KAL PANJANG2 = maka setiap baris satu nada dan urut "datar, naik, turun"
contoh II / 44 / 4,5,6,7

Berikutnya ada materi tahapan makro teaching. Tahapan ini adalah cara yang benar ketika kita akan melalukan pembelajan membaca Al-quran.
Tahapan makro teaching :
1. Salam
2. Menyapa Santri/Siswa
3. Doa Pembuka (ta’awud dan basmalah)
4. Praga (Klasikal : Teknik sesuai pertemuan, 1 halaman sebagai contoh)
5. Buku, diawali klasikal (T2, Baca Simak, 2 Putaran) dan diakhiri klasikal T3 untuk pemantapan
6. Prosentasi kelancaran (lanjut/ulang)
7. Doa penutup (Hamdalah)
8. Salam Perpisahan

Ada banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita bisa memahami AL-quran. Dimana sudah dikemukakan dari kutipan artikel “Sembuhkan dengan Al-Qur’an” dalam hal manfaat membaca Al-Quran yang terdapat pada www.terapishalatbahagia.net dimana dijelaskan bahwa “Jika musik tanpa energi ilahiah bisa memberikan penyembuhan, maka ayat-ayat Al Qur’an pasti lebih dahsyat pengaruhnya, sebab setiap huruf yang masuk ke dalam telinga mengandung minimal sepuluh energi positif.










Wassalamualaikum Wr Wb